Kematian Mahasiswa Unas

Hermawan Network – Jakarta, Penyebab kematian mahasiswa Universitas Nasional (Unas) korban kekerasan polisi, Maftuh Fauzi, masih kontroversial. Mabes Polri pun menyerahkan sepenuhnya pada hasil otopsi.

“Kita belum berani berkomentar soal penyebab kematian Maftuh. Kami masih menunggu hasil otopsi dari tim dokter,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Abubakar Nataprawira kepada Hermawan Network, Sabtu (21/6/2008).

Menurut Abubakar, dari hasil otopsi itu nantinya akan diketahui penyebab pasti kematian mahasiswa Akademi Bahasa Asing Unas angkatan 2003 itu. “Apakah dia meninggal karena kepalanya dipukul, atau karena kekebalan tubuh menurun disertai infeksi secara menyeluruh,” ujarnya.

Abubakar menjelaskan, otopsi diusahakan untuk dilakukan secepatnya. “Otopsi akan dilakukan di Kebumen, kan dia telah dimakamkan disana,” terang Abu Bakar.

Pada Jumat 20 Juni 2008, Wakil Kepala Direktur RSPP Widya Sarkawi menyebut Maftuh meninggal karena Aids. Namun pihak Unas membantah berita itu. Dosen Unas yang juga anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi merujuk dari hasil analisis dokter RS UKI, yang menyebut adanya trauma terbuka di kepala Maftuh.

Reporter: Gunawan Mashar

detikcom

Tinggalkan Balasan