Posted on November 26, 2008 by jay1paranddy
Dari 800 lebih halaman di buku Membongkar Kegagalan CIA karya Tim Weiner, wartawan The New York Times yang pernah meraih Pulitzer, cerita soal Indonesia hanya makan 5 halaman saja, dimulai pada halaman 329. Meski sekelumit, namun pengakuan perwira CIA bahwa Adam Malik adalah agen CIA menggegerkan Tanah Air.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on November 26, 2008 by jay1paranddy
Qui se laudari gaudent verbis subdolis, sera dat poenas turpes paenitentia (Barangsiapa gembira dengan kata-kata penuh tipuan, maka penjelasan yang terlambat akan memberikan hukuman yang memalukan) (Phaedrus 15 BC – AD 50)
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on November 26, 2008 by jay1paranddy
JAKARTA – Panitia Khusus Rancangan UU Mineral dan Batu Bara (Minerba) menargetkan pembahasan RUU ini akan selesai pada Desember mendatang.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on November 26, 2008 by jay1paranddy
Kalangan anggota DPR optimis Rancangan Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (RUU Minerba) dapat disahkan pada Desember 2008.
“Sudah menjadi tekad kami untuk menyelesaikan RUU Minerba bulan depan. Akhir bulan ini sudah masuk masa sidang jadi pertengahan Desember 2008 akan disahkan,” kata Anggota Komisi VII DPR RI, Muhamad Najib, di Jakarta, Rabu (12/11).
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on November 26, 2008 by jay1paranddy
KETIKA harga minyak mulai rontok di tahun 1982, rezim Orde Baru berangsur-angsur kehilangan otonomi fiskal. Sejak itu gerak ekonomi-politik Indonesia mencari motor baru dalam rupa bisnis swasta dengan deregulasi sebagai instrumen utama. Era deregulasi mulai di tahun 1983 mencakup keuangan, pajak, tarif, bea cukai, perdagangan, investasi, pasar modal, perbankan, komunikasi, dan sebagainya.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on November 26, 2008 by jay1paranddy
Pemerintah memutuskan untuk mengaudit Freeport di saat tuntutan penutupan perusahaan tersebut makin meningkat. Audit juga dilakukan terhadap aktivitas community development yang disebutkan telah menghabiskan dana yang signifikan. Sementara di Cepu, masyarakat menuntut agar Exxon mengedepankan community development. Pejabat daerah bahkan menuntut untuk ditempatkan sebagai salah satu manajer yang membidangi community development (Bisnis, 24 Maret).
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on November 18, 2008 by jay1paranddy
http://www.suarapem baruan.com/ index.php? modul=news&detail=true&id=675
Sekitar 1.000 pekerja di Sumatera Utara (Sumut) mulai dirumahkan dan sebagian di-PHK. Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut Laksamana Adyaksa, Minggu (16/11), mengatakan hal itu terjadi karena penurunan produksi di pabrik akibat berkurangnya pesanan dari luar negeri. Sedikitnya 10 perusahaan yang memproduksi makanan, agroindustri, dan baja, menurunkan produksi sedikitnya 20 persen.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on Juni 30, 2008 by jay1paranddy
JAiLANI,
KETUA MEDIA INFOKOM PBHMI
Hadirnya polemik seputar pernyataan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar terkait sikap menteri partai politik yang tidak konsisten atau “Sontoloyo” dalam bahasa Syamsir menunjukan bahwa kabinet SBY yang lahir dari koalisi Parpol tidak permanen dan sangat rapuh. Bahkan Menggerogoti sang Presiden.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on Juni 26, 2008 by jay1paranddy
WASHINGTON – Former President Clinton on Tuesday offered to help Barack Obama win the White House, although what work he’ll do for his wife’s former rival remained uncertain.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on Juni 26, 2008 by jay1paranddy
WASHINGTON – Democrat Barack Obama on Tuesday asked his finance team to help Hillary Rodham Clinton pay off a debt of at least $10 million from her failed presidential campaign, setting the stage for joint appearances by the two former rivals later in the week.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »